Musim (Badai) Salju

Setelah IAP yang luar biasa, spring semester akhirnya resmi dimulai. Saat post ini di-publish, resmi sudah satu minggu sejak semester keduaku sebagai seorang mahasiswa S2 dimulai.

Musim dingin tahun lalu benar-benar mild, bahkan the Institvte (a.k.a. MIT) tidak menggunakan jatah snow day-nya sama sekali. Tetapi tahun ini berbeda. Apalagi setelah musim dingin tahun 2014-2015 aku kabur ke Inggris, tepatnya University of Cambridge, untuk pertukaran mahasiswa. Sudah sekian lama aku tidak merasakan badai salju sebenar-benarnya badai.

Hingga tiba hari Kamis minggu kemarin.

Pelajaran pertama: kalau kampus ditutup karena badai salju, jangan sekali-kali nekat berangkat ke kampus.
Pelajaran pertama: kalau kampus ditutup karena badai salju, jangan sekali-kali nekat berangkat ke kampus.

Continue reading “Musim (Badai) Salju”

(Very Basic) Molecular Gastronomy

*I feel like writing in English today. If you prefer reading my blog in Indonesian, please bear with me this one time 🙂

So, this is IAP. And IAP is always a great time of the year, when I actually feel like at MIT, the place with endless knowledge and quirkiness waiting to be pursued. This year, besides taking several writing classes (2, actually: 1. Because I didn’t pass my Graduate Writing Exam 2. Because there is this cool class about graduate student blog which I am excited about, I also took “Learning Science through Cooking”.

Liquid nitrogen ice cream!
Liquid nitrogen ice cream!

Oh boy, that was an amazing class. I got to taste liquid nitrogen ice cream (again), (so much) chocolate -including chocolate caviar, and vauquelin.

 

Let’s start with something easy, shall we? Continue reading “(Very Basic) Molecular Gastronomy”

Menggeluti Hobi Baru: ‘Memasak’

Dengan tanda kutip. Betul sekali, kalian tidak salah lihat. Aku pun belum jago-jago amat, soalnya, haha.

Meskipun aku tetap melanjutkan S2-ku di kampus yang sama dengan S1-ku dulu, tidak semua hal terasa sama. Mulai dari kuliah mata kuliahnya jauh lebih sulit, hingga mulai riset beneran. Selain itu, asramaku lebih jauh dari kampus, dan tidak ada dining hall di sini. Artinya, mau tidak mau aku harus masak sendiri.

Bagaimana transisiku dari yang dulunya jarang masak, hingga sekarang yang jadi (lebih) sering masak?

Burger
Tuna burger buatanku sendiri. Burger patty-nya aku buat sendiri, lho!

Continue reading “Menggeluti Hobi Baru: ‘Memasak’”

Mencari Sepi di Maine

Akhir minggu yang lalu, bersama teman-teman mahasiswa, teknis, professor, dan saintis di labku, kami berdelapan belas pergi ke Maine untuk melakukan Lab Retreat musim gugur. Dalam Bahasa Indonesia, kata ‘retreat’ sendiri punya asosiasi yang kuat dengan agama tertentu (KBBI: khalwat mengundurkan diri dari dunia ramai untuk mencari ketenangan batin). Meskipun begitu, Lab Retreat ini tidak ada hubungannya dengan religi. Tujuannya sederhana: mendekatkan diri dengan anggota lab lainnya, menyelesaikan masalah personal intralab, dan juga bersenang-senang!

PV Lab, credit: Marius
MIT PV Lab, credit: Marius.

Continue reading “Mencari Sepi di Maine”

Melanjutkan S2 di Teknik Mesin MIT

Sebelumnya, aku minta maaf kalau baru sekarang aku menuliskan prosesku mendaftar S2 Teknik Mesin di MIT. Sebenarnya sudah lama ingin menulis tentang hal ini, tetapi baru seminggu terakhir ini, aku akhirnya menemukan Lab tempat aku akan melakukan riset selama setidaknya dua tahun ke depan, hehe.

Siap untuk melihat pemandangan ini langsung?
Siap untuk melihat pemandangan ini langsung?

Continue reading “Melanjutkan S2 di Teknik Mesin MIT”

Bertemu Asisten Ahok: Menyiapkan Diri untuk Kembali

Salah satu asisten Gubernur Jakarta Pak Ahok, yang bernama Michael Sianipar, beberapa hari lalu mengunjungi komunitas Indonesia di Boston. Setelah hari Rabu (14/9) kemarin mengisi acara berbagi pengalaman dengan Permias Massachusetts, hari Kamis (15/9) kemarin anak-anak AIS-MIT (Association of Indonesian Students at MIT) juga makan malam dengannya dan berbicara lebih lanjut soal masa depan sains dan teknologi di Jakarta khususnya, dan Indonesia secara umumnya.

Ada beberapa poin menarik yang didiskusikan oleh kami. Akan kusampaikan dengan singkat, ya.

Disclaimer: Mungkin teman-teman pembaca akan berpikir bahwa ada unsur politik di postingan kali ini, yang akan saya bantah. Saya bukan warga Jakarta, dan ini bukan kali pertama politisi datang ke MIT. Sebelumnya, Menteri Kelautan, Ibu Susi, dan Walikota Bandung, Pak Ridwan Kamil, bahkan Wakil Menteri Pendidikan pernah ke sini.

Continue reading “Bertemu Asisten Ahok: Menyiapkan Diri untuk Kembali”

Current Position: Singapore

Greetings from Singapore! I don’t remember if I have told you this, but I am currently on my second week of research internship at Singapore University of Technology and Design. I am here for six more weeks, working on electric vehicles, especially the cooling system.

Does that sound like a lot of Heat and Mass Transfer? Perhaps, it is. I was scared at the beginning, too. H & MT is not my strength, to be honest. However, I am learning a lot from my mentor!

Driving the P0 (Prototype 0) of the vehicle! With Christabel, my fellow MIT friend.

Continue reading “Current Position: Singapore”