Tips: Applying to UWC!

Halo, kawan-kawan! Semoga kabar kalian luar biasa, ya!

Sudah dengar kabarnya, belum? Pendaftaran UWC dari Indonesia National Committee tahun ini sudah dibuka, lho. Bagi teman-teman yang punya kenalan, atau adik yang masih kelas XI SMA dan berminat untuk meneruskan SMA/ pre-college di luar negeri, lalu (kemungkinan besar) universitas di luar negeri, patut mencoba kesempatan yang satu ini. Batas akhir pendaftarannya 7 Februari 2014, dicatat ya!


UWC, atau United World College, adalah SMA/ pre-college (tahun ke-11 dan ke-12) yang siswa-siswanya berasal dari puluhan negara di dunia, baik itu dari beasiswa penuh atau parsial. Mereka semua dididik dalam sekolah berasrama, dan kegiatan-kegiatan ekstrakurikulernya menekankan pada misi perdamaian dunia dan pembangunan yang berkelanjutan. UWC sendiri memiliki 14 kampus di seluruh dunia, di negara yang berbeda-beda. Singkatnya, bisa kamu lihat di tulisanku tentang UWC di Indonesia Mengglobal, web-nya UWC, web-nya sekolahku dulu: UWC-USA, dan web tim penyeleksi di Indonesia: UWC Indonesia National Committee.

Banyak adik-adik yang bertanya tentang tips untuk mendaftar dan sukses di proses aplikasi untuk masuk UWC. Tipsnya mungkin agak rancu, tapi semoga membantu. Sampai sekarang pun aku belum tahu kenapa aku bisa lolos seleksi waktu itu, haha.

Menulis Essay?

Pertanyaan dari aplikasi tahun ini.

Seperti yang bisa kamu baca di web-nya UWC Indonesia NC, Bahasa Inggris memang bukan syarat utama dalam seleksi. Tetapi, kamu akan bersekolah di tempat yang pengantar bahasanya Bahasa Inggris. Jadi, essay-mu harus dipastikan bersih dari kesalahan grammar, karena you have no excuse. National Committee tak akan segan-segan mencoret namamu karena kalau essay-mu saja berantakan, apalagi saat kamu maju ke tahap berikutnya dan diwawancara, bukan?
Yang jelas, karena jumlah kata yang bisa kamu tulis terbatas -hanya 500 kata saja, usahakan setiap kalimat yang kamu tulis dapat dimengerti dan penting. Jika hal-hal seperti nilai raportmu yang cemerlang, atau prestasi yang telah kamu raih sudah disebutkan di bagian lain aplikasimu, jangan diulang lagi, karena tidak efektif, dan membuatmu ‘membuang-buang kesempatan menjual dirimu’. 
Jika kamu tidak punya ide sama sekali tentang tema essaymu, do a quick Google search, baca koran, amati sekitarmu, dan tanya kapasitas dirimu. Karena kalau ide/ opinimu tidak meyakinkan, tak ada alasan bagi Indonesia NC untuk memilihmu.
Bahasa Inggris?

Seperti yang telah kujelaskan sebelumnya, Bahasa Inggris bukan syarat utama. So, it is OK if you have no proof of TOEFL or other English ability tests. Hanya saja, kamu perlu ingat bahwa memastikan aplikasimu bersih dari kata-kata janggal, atau salah-salah grammar, wajib hukumnya.
Jika kamu dipanggil untuk maju ke tahap wawancara, Bahasa Inggrismu harus dipoles agar kamu bisa berinteraksi dengan penyeleksi. Hal yang perlu diingat adalah, jangan sampai kamu merasa Bahasa Inggrismu benar-benar tidak bisa diandalkan hingga jatuh ke dalam perangkap ‘menghafalkan wawancara’. Ada beberapa orang yang kukenal yang jatuh ke dalam perangkap satu ini. Bukannya terdengar professional dan meyakinkan, malah terdengarnya tidak genuine alias palsu karena terkesan dibuat-buat. 
Celakanya lagi, kalau mereka memberikan pertanyaan yang tidak kamu persiapkan sebelumnya. Kemudian kamu menjadi gagap. Lalu semua hal di kepala buyar. Lalu ada awkward silence, atau, “Rrr… Rrrr…,” yang panjang. Jadinya ketahuan aslinya bagaimana. Akhirnya saat kamu keluar ruangan wawancara lalu orangtuamu bertanya bagaimana wawancaranya tadi, kamu akan menjawab, “Tidak seperti harapan…”
Menjual Diri dengan Pas?

Semua orang tahu, setiap manusia di dunia tak ada yang dilahirkan sama persis. Karena itu, tak ada rumus mutlak tipe orang seperti apa yang lolos wawancara dan seleksi. Yang ada hanyalah good fit.
Good fit, alias kecocokan, adalah basis utama di tahap wawancara. Semua yang lolos ke tahap wawancara, secara umum berhasil melewati saringan pertama: nilai, ekstrakurikuler, motivasi, kemampuan. Jadi, saat wawancara, penyeleksi mencoba memilah, siapa yang akan lebih cocok ditempatkan di A, atau B, atau tidak cocok di manapun. 
Jadi, pikirkan apa saja hal yang ingin kamu katakan saat wawancara, dan relevansinya dengan karakter yang penyeleksi cari. Jangan terlalu ‘mengobral diri’ karena akan terkesan sombong, tetapi jangan juga terlalu malu-malu karena pewawancara akan berakhir tidak mengetahui apapun tentang dirimu.
Sikap dan Senyum!

Jika semua persiapanmu sudah matang dan kepercayaan diri sudah di tangan, hal yang perlu diperhatikan berikutnya saat wawancara adalah attitude. Secara tidak langsung, Indonesia NC mencoba memilih wakil Indonesia, orang yang akan merepresentasikan Indonesia di mata dunia. Kamu akan menjadi orang Indonesia pertama yang beberapa orang akan kenal selama hidup mereka, dan kesan tentang dirimu akan melekat dalam image Indonesia. Beberapa orang mengaku padaku, mereka tidak menyukai beberapa negara karena satu-dua orang dari negara tersebut kurang mereka sukai.
Karena itu, sikapmu terhadap orang lain dan senyummu itu benar-benar penting, tidak hanya saat wawancara, tapi saat berinteraksi secara umum.
Doa

Tak lupa, yang paling penting adalah doa. Selain menenangkan hati, berdoa juga membuatmu pasrah, sehingga tidak terlalu bergembira jika hasilnya menggembirakan, atau terlalu bersedih jika hasilnya menyedihkan. Menjaga kadar emosi supaya pas dan tepat.
Akhir kata, best of luck untuk aplikasinya. Semoga aku bisa bertemu kalian secara langsung musim panas ini, saat menyambut kalian dan mengucapkan dengan hangat, “Selamat datang di keluarga besar UWC Indonesia!”
Advertisements

58 thoughts on “Tips: Applying to UWC!

  1. Kak mau tanya, apakah seleksi uwc ini hanya terbuka untuk sekolah2 tertentu saja di indonesia? ataukah seleksinya terbuka untuk 'siapa saja'?
    soalnya aku sempat baca, bahwa, pihak uwc ngedatengin salah satu sekolah, trus yg ikut test nya adalah siswa2 sekolah itu.. jadi misalkan, sekolah aku gak didatangin oleh pihak uwc, tapi bisa gak aku submit form ke web uwc buat ikut seleksi? makasih banyak kak, minta bantuannya ^^

    Like

  2. Hi,
    My name is Thu and I come from Vietnam.I'm planning to apply to UWC this year and the application will be out in August 2016. On last year application, Vietnamese applicants were asked to write 2 essays, one of them was: ” Write a statement explaining why you are interested in attending a United World College and reflecting on UWC's mission and values, what you might contribute to the world, and what you would hope to gain from the experience.”
    Can you give me some advice on what I should write on this? I really have no idea what to write to make my apllication look special in the pool of applicants. Should I write a story?
    I'm really nervous now.Please help me 😦
    Best regards,
    Thu

    Like

  3. Kak, aku belum punya prestasi apa apa selama SMA, cuma pernah jadi OSIS dan pengurus OSIS dulu pas SMP, nilai akademis ku juga standard pas SMA (SMP lumayan tinggi), kira kira ada harapan untuk aku lulus gak ya kak?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s