Jangan Sia-siakan Waktu di Perjalanan

Perjalanan rumah-kantor atau rumah-sekolah jauh?

Saya pun mengalaminya. Sejak saya masuk SMA, jarak rumah-sekolah (SMA) meningkat menjadi 10 kali lipat dibandingkan dengan jarak rumah-SMP. Jadinya, waktu perjalanan pun meningkat menjadi sekitar 60 menit atau 4-6 kali lipat. Sempat shock juga pertama-tama masuk SMA, dan rasanya malas sekali berangkat sekolah. Tapi, kini saya punya tips dan trik sendiri supaya jarak rumah dengan sekolah/kantor yang jauh tetap produktif dan tidak mempengaruhi mood, terutama untuk teman-teman yang naik kendaraan umum. Karena saya tahu persis bagaimana rasanya naik kendaraan umum di tengah siang bolong (baca: panas SEKALI! suntuk, dan membuat otak ikutan “panas”), dan saat kendaraan umum (angkot) tersebut “ngetem”. Lha, mau gak mau tho? Wong saya tinggal di Bandung yang notabene Kota Seribu Angkot. Hehehe.

View pulang-pergi sekolah dari angkot St.Hall-Cimahi. Diambil dari arminss.wordpress.com.

Sudah basa-basinya. Mau tipsnya?

  1. Siapkan buku ringan atau mungkin self-help yang bisa membantu anda memanfaatkan waktu. Atau, kalau anda seorang pelajar/mahasiswa, dan kebetulan hari itu ada test, buku mata pelajaran/mata kuliah bisa menjadi pilihan yang bagus. Saya sih merekomendasikan buku The Secret– Rhonda Bryne untuk dibaca. Karena saat traffic jam buku yang paling kita perlukan adalah buku yang bisa membuat kita berpikir lebih positif, kan? Dan saat ini, saya sedang memanfaatkan waktu-perjalanan saya dengan membaca buku Studying Abroad– Windie Ariestanty & Maurin Andri. Lumayan juga untuk panduan pelajar yang ingin selepas SMA nanti kuliah di luar negeri atau mendapatkan beasiswa pertukaran pelajar. Hmmm…
  2. Tak ada buku yang menarik minat anda? Kalau begitu, ini saat yang pas untuk merenung tentang kehidupan anda. Kalau di sekolah/kantor dan rumah sibuk dan tak punya waktu, manfaatkanlah waktu yang sempit selama perjalanan ini untuk berpikir ulang dan menata apa yang ingin, akan, dan seharusnya anda capai. Tata ulang juga motivasi anda bekerja/bersekolah. Pikirkan juga, berapa waktu yang sudah anda berikan untuk keluarga. Terkadang, keluarga selalu menjadi prioritas terakhir dalam daftar kita, padahal merekalah yang paling menyokong kita sesungguhnya. Dan jangan lupa, jadikan kesempatan di antara jeda rumah-sekolah/kantor ini untuk bersyukur pada Tuhan karena kita masih diberi kesempatan untuk bersekolah dan bekerja, dan juga masih diberi kesempatan untuk menyadari nikmat-nikmat-Nya dan bersyukur pada-Nya.
  3. Jeda waktu di perjalanan ini juga dapat kita gunakan untuk mengasah kepekaan sosial kita. Lihat di luar sana, masih banyak anak jalanan yang mengamen, ibu-ibu dan kakek-kakek yang meminta-minta, mencari sedikit rezeki untuk melanjutkan kehidupan di hari itu. Kita bisa menyadari betapa beruntungnya kita, dan melatih kita untuk tidak meremehkan orang-orang kecil di luar sana. Mereka mungkin kecil, tapi hati mereka besar. Dan karena kebesaran hati merekalah, mereka mungkin jauh lebih di atas kita.
  4. Anda bisa mempelajari karakter tiap orang yang ada di dalam kendaraan umum yang sama dengan anda. Cukup menarik, kok. Asal jangan ketahuan saja kalau anda sedang memelototi wajah orang tersebut. Hehehe. Dengan mengasah kemampuan “membaca karakter” ini, anda menjadi lebih terlatih menghadapi betapa sangat beragamnya, dan betapa majemuknya karakter orang-orang yang ada di sekitar kita. Hasilnya? Anda bisa mempunyai “rumus” tersendiri dalam menghadapi orang yang karakternya bisa anda perkirakan.
  5. Dan yang terakhir, tapi juga paling penting: Jangan sampai karena semangat yang menggebu-gebu untuk memanfaatkan waktu di kendaraan umum, anda lupa dengan barang bawaan anda sendiri. Tidak ada orang yang mau tanggung jawab loh, salah sendiri cengo (bengong) di dalam angkot/bus, hehe. Jadi, lihat-lihat sekitar. Jaga handphone, dompet, dan barang berharga milik anda lainnya. Dan take care juga dengan barang orang lain. Siapa tahu malah orang lain yang bengong dan kecopetan. Kalau kita lihat, jangan diam saja dong. Ayo, dibantu, peringatkan.

Mungkin sekian tips dari saya. Semoga berguna untuk anda yang seolah-olah tak punya waktu untuk merenung lagi di tengah kesibukan yang luar biasa. Anda pasti masih punya waktu yang mungkin terlupakan. Ayo, semangat!

Say NO, to wasting time!

Advertisements

5 thoughts on “Jangan Sia-siakan Waktu di Perjalanan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s