hitam tidak selalu hitam, putih tidak selalu putih. terkadang abu-abu lebih baik

banyak orang bilang, pilihan yang pasti itu lebih baik daripada pilihan yang setengah-setengah. jadi katanya, kalau kamu mau pilih hitam, ya pilihlah hitam. kalau mau pilih putih ya putih. jangan ‘banci’, jangan abu-abu, jangan plin-plan. tapi apa benar memang harus selalu seperti itu.

bagi saya sendiri, dunia itu tak cukup 2 pilihan, hitam dan putih. terkadang dunia dan kehidupan tersebut membutuhkan abu-abu sebagai penengah. bukan berarti abu-abu ini plin-plan dan tidak punya pendirian. mereka juga memiliki eksistensi di dunia sebagai suatu pilihan.

yah tapi tidak semua pilihan memiliki ‘abu-abu’nya. terkadang lebih baik antara hitam dan putih, tanpa campur tangan abu-abu. karena dia mungkin akan memperumit keadaan. karena secara harfiahnya, abu-abu sebagai penengah di sini adalah sebagai ‘pencari jalan keluar’, oleh karena itu abu-abu selalu bisa bersiasat dan berkelit dalam mencari alasan kenapa dia cenderung berada di daerah tersebut.

sekali lagi, tidak segala sesuatunya terbatas pada hitam dan putih, tapi kadang-kadang abu-abu pun diperlukan. tapi itu opsional, hanya kadang-kadang. dan sekali lagi, diakuinya daerah abu-abu bukan berarti bisa bersiasat.

dan ini bisa diaplikasikan ke dalam beberapa bidang di sekitar kehidupan kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s